BANJARBARU – indhiemedia | PT Len Industri memperkenalkan radar Ground Control Interception (GCI) generasi terkini pertama di Indonesia. Radar yang dipasang di Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini mampu mendeteksi jarak jauh hingga radius 515 kilometer.
Radar GCI ini merupakan implementasi pertama di Indonesia yang mengadopsi teknologi terkini untuk mendukung kemampuan air surveillance dan Ground Control Intercept. Sistem ini dirancang untuk menghadirkan pengawasan ruang udara yang lebih efektif, meningkatkan situational awareness secara komprehensif, serta memperkuat pengendalian operasi pertahanan udara melalui penyajian informasi yang cepat, akurat, dan terintegrasi.
Dari sisi kapabilitas, Radar GCI memiliki kemampuan deteksi hingga 515 kilometer, update rate setiap 6 detik, serta fast time to target, sehingga mampu menyajikan informasi situasional secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional yang cepat dan presisi. Keunggulan tersebut diperkuat melalui teknologi stacked beam yang meningkatkan efektivitas deteksi terhadap berbagai objek udara dalam beragam kondisi operasi.
Selain unggul dari sisi performa, Radar GCI juga dirancang dengan konsep mobilitas tinggi melalui konfigurasi ISO Container 20 feet dan kemampuan fast deployment, sehingga sistem dapat dipindahkan serta dioperasikan secara cepat sesuai kebutuhan operasi di berbagai wilayah.
“Implementasi Radar GCI menjadi salah satu wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi pertahanan udara yang modern, terintegrasi, dan andal, sekaligus memperkuat posisi Len sebagai perusahaan teknologi pertahanan nasional yang mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat,” demikian keterangan diperoleh dari situs resmi PT LEN Industri, diakses Jumat (17/7/2026).
Dalam operasionalnya, Radar GCI juga terintegrasi dengan sistem pertahanan udara TNI Angkatan Udara sehingga informasi pengawasan dapat diterima secara cepat untuk mendukung pengendalian operasi pertahanan udara.
Sistem Radar GCI ini merupakan kolaborasi puluhan engineer PT Len Industri (Persero) dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari sipil, elektro, radio frequency (RF), jaringan, perangkat lunak, hingga mekanik yang mengawal setiap tahapan, mulai dari pembangunan site, instalasi, integrasi, pengujian, hingga memastikan radar siap beroperasi secara optimal.
PT Len Industri (Persero) berasal dari Lembaga Elektroteknika Nasional (LEN) yang didirikan pada 1965 yang mencakup bidang- bidang elektronika, tenaga listrik, telekomunikasi dan komponen. Dengan dibentuknya Badan Pengelola Investasi Danantara maka PT LEN menjadi bagian dari BPI Danantara dengan menjadi anak Perusahaan PT Danantara Asset Management (Persero). Bagian dari DEFEND ID ini siap melangkah menuju industri pertahanan modern yang berdaya saing global. (*)


